Berita

Prediksi Oscar 2026: 'Sinners' vs 'One Battle After Another' – Siapa yang Akan Mendominasi?

10 menit baca
Oscar 2026

Minggu, 15 Maret 2026, menjadi malam yang ditunggu para pencinta film. Academy Awards ke-98 kembali bergulir di Dolby Theatre, Hollywood, dengan dipandu oleh Conan O'Brien untuk tahun kedua berturut-turut. Tahun ini terasa istimewa karena dua film raksasa sama-sama mencatatkan sejarah: "Sinners" karya Ryan Coogler yang mencetak rekor nominasi terbanyak sepanjang masa (16 nominasi), dan "One Battle After Another"-nya Paul Thomas Anderson yang digadang-gadang sebagai mahakarya yang akhirnya akan mengantarkan PTA meraih Oscar pertamanya.

Persaingan semakin panas setelah Directors Guild of America (DGA) memberikan penghargaan tertinggi kepada Paul Thomas Anderson. Namun, momen di nominees' luncheon beberapa waktu lalu menunjukkan hal berbeda. Ketika nama Ryan Coogler disebut, tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruangan—sebuah sinyal bahwa dukungan untuk "Sinners" sangat nyata. Ditambah dengan kemenangan komposer Ludwig Göransson di ajang Society of Composers & Lyricists Awards untuk score dan original song-nya, "Sinners" membuktikan diri sebagai lawan tangguh.

"Sutradara visioner bertemu box office gemilang. Belum pernah ada dua film sekuat ini bertarung dalam satu tahun." — Variety, Maret 2026

📽️ Latar Belakang: Musim Penghargaan Terpanas

Jika tahun lalu didominasi "Oppenheimer", tahun 2026 milik dua film yang sama-sama mencetak sejarah. "Sinners" – horor vampir dengan subteks apropriasi budaya – memecahkan rekor nominasi berkat skor Ludwig Göransson (menang di SCL Awards) dan skenario orisinal Ryan Coogler. Sementara "One Battle After Another" karya PTA dianggap sebagai mahakarya politik dengan paduan sastra tinggi dan hiburan mainstream. Kemenangan Paul Thomas Anderson di Directors Guild (DGA) membuatnya unggul dalam prediksi Sutradara. Namun, Akademi terkenal suka memberi "kompensasi" pada film dengan nominasi terbanyak di kategori lain. Mari kita bedah satu per satu.

đź”® Alasan Prediksi Ini

Didasarkan pada hasil Golden Globes, Critics Choice, DGA, dan SCL Awards serta analisis pola voting Academy 10 tahun terakhir. Kami juga mempertimbangkan narasi "finally" (PTA belum pernah menang) versus "rekor" (Sinners ingin pecahkan telur).

🏆 Prediksi Pemenang per Kategori

🎞️ Film Terbaik Best Picture
Nominasi: "Bugonia", "F1", "Frankenstein", "Hamnet", "Marty Supreme", "One Battle After Another", "The Secret Agent", "Sentimental Value", "Sinners", "Train Dreams"
Prediksi: "One Battle After Another" — paket konsensus, sutradara tersohor, bintang Leo DiCaprio & Sean Penn, serta kemenangan DGA + Golden Globe Comedy.
🎬 Sutradara Terbaik Best Director
Paul Thomas Anderson ("One Battle After Another"), Ryan Coogler ("Sinners"), Josh Safdie ("Marty Supreme"), Joachim Trier ("Sentimental Value"), Chloé Zhao ("Hamnet")
Prediksi: Paul Thomas Anderson — momen "finally" setelah 11 nominasi tanpa kemenangan, ditambah DGA (hampir selalu sejalan dengan Oscar).
🎭 Aktor Terbaik Best Actor
Timothée Chalamet ("Marty Supreme"), Leonardo DiCaprio ("One Battle After Another"), Ethan Hawke ("Blue Moon"), Michael B. Jordan ("Sinners"), Wagner Moura ("The Secret Agent")
Prediksi: Timothée Chalamet — Golden Globe + Critics Choice, akan jadi aktor termuda kedua setelah Adrien Brody (2003).
👩‍🦰 Aktris Terbaik Best Actress
Jessie Buckley ("Hamnet"), Rose Byrne ("If I Had Legs I’d Kick You"), Kate Hudson ("Song Sung Blue"), Renate Reinsve ("Sentimental Value"), Emma Stone ("Bugonia")
Prediksi: Jessie Buckley — peran dramatis berat (ibu berduka), didukung kekuatan film "Hamnet" di kategori utama.
👤 Aktor Pendukung Best Supporting Actor
Benicio Del Toro ("One Battle After Another"), Jacob Elordi ("Frankenstein"), Delroy Lindo ("Sinners"), Sean Penn ("One Battle After Another"), Stellan SkarsgĂĄrd ("Sentimental Value")
Prediksi: Stellan Skarsgård — suara terpecah antara dua aktor "One Battle…", Skarsgård aktor kawakan yang belum pernah menang, baru menang Golden Globe.
👩‍🎤 Aktris Pendukung Best Supporting Actress
Elle Fanning ("Sentimental Value"), Inga Ibsdotter Lilleaas ("Sentimental Value"), Amy Madigan ("Weapons"), Wunmi Mosaku ("Sinners"), Teyana Taylor ("One Battle After Another")
Prediksi: Teyana Taylor — tampil menonjol, sudah memenangkan Golden Globes, mencegah pecah suara dari dua nominasi "Sentimental Value".

✨ Kategori lainnya yang patut diperhatikan

  • Skenario Adaptasi: "One Battle After Another" (PTA adaptasi novel Thomas Pynchon) — unggul di Golden Globe.
  • Skenario Orisinal: "Sinners" — horor vampir dengan subteks apropriasi budaya, kompensasi untuk rekor nominasi.
  • Film Animasi: "KPop Demon Hunters" — film Netflix dengan lagu hit "Golden", fenomena global.
  • Film Internasional: "Sentimental Value" (Norwegia) — juga masuk Best Picture, kekuatan luar biasa.
  • Musik Orisinal: Ludwig Göransson ("Sinners") — sudah menang di SCL, sulit dikalahkan.
📌 Catatan subjektivitas: Prediksi ini didasarkan pada musim penghargaan terkini, analisis pola voting Academy, dan hasil ajang precursor. Hasil akhir dapat berbeda karena selera unik 9.000+ anggota Academy. Kami hanya memberikan gambaran terbaik berdasarkan data dan tren.

Malam nanti akan menjadi saksi pertarungan sengit antara dua raksasa. Akankah "One Battle After Another" membawa pulang mahkota utama dan mengakhiri penantian panjang Paul Thomas Anderson? Ataukah "Sinners" dengan rekor nominasinya akan mencetak sejarah baru dengan kemenangan di kategori-kategori kunci?

Satu hal yang pasti, ajang tahun ini menjanjikan malam yang tak terlupakan. Siapapun yang menang, kita sebagai penggemar film disuguhi kompetisi kelas atas dari para sineas terbaik dunia. Mari kita saksikan bersama!

⏱️ Siaran langsung 15 Maret 2026 pukul 17.00 PT di ABC dan platform streaming Hulu.